Pengertian Asuransi Dan Risiko

Pengertian asuransi berdasarkan (KUHD) pasal 246 ialah “asuransi atau pertanggungan adalah suatu perjanjian dengan mana seorang penanggung mengikatkan diri kepada seorang tertanggung, dengan menerima suatu premi, untuk penggantian kepadanya karena suatu kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan yang mungkin akan dideritanya karena suatu peristiwa yang tidak tentu”.

Pengertian Asuransi

Pengertian asuransi yang lainnya ialah sebuah perjanjian antara anda sebagai nasabah dengan pihak penangguan yaitu perusahaan asuransi.

Dari segi ekonomi, asuransi berarti suatu pengumpulan data yang bisa digunakan untuk menutup atau memberi ganti rugi terhadap seseorang yang mengalami kerugian.

Manfaat Asuransi

Selain digunakan sebagai bentuk pengendalian risiko secara finansial, manfaat asuransi terbagi menjadi 3 yang diklasifikasikan yaitu fungsi utama, fungsi skunder dan fungsi tambahan.

1. Fungsi Utama Asuransi ialah sebagai pengendalian risiko, pengumpulan dana, serta premi yang seimbang.

2. Fungsi Sekunder Asuransi ialah sebagai bentuk merangsang pertumbuhan usaha, pengendalian kerugian, mencegah kerugian, sebagai tabungan, dan memiliki manfaat sosial.

3. Fungsi Tambahan ialah sebagai bentuk infestasi dana dan invisible earnings.

Pengertian Risiko Dalam Asuransi

Pengertian Risiko Dalam Asuransi ialah ketidak pastian kapan terjadinya suatu peristiwa yang bisa menyebabkan kerugian ekonomis.

Sedangkan bentuk-bentuk risiko asuransi terbagi atas 4 macam yaitu risiko murni, risiko spekulatif, risiko partikular dan risiko fundamental.

1. Risiko Murni ialah suatu risiko yang diakibatkan oleh 2 macam yaitu rugi atau break even. Contohnya seperti kecelakaan, kebakaran, dan pencurian.

2. Risiko Spekulatif ialah suatu risiko yang diakibatkan oleh 3 macam yaitu rugi, untung atau break even. Contohnya seperti judi.

3. Risiko Partikular ialah sebuah risiko yang berasal dari individu dan berdampak lokal. Contohnya seperti pesawat jatuh, tabrakan mobil dan kapal kandas.

4. Risiko Fundamental ialah suatu risiko yang berasal dari individu dan berdampak luas. Contohnya seperti angin topan, gempa bumi dan banjir.

Lantas apakah semua risiko itu bisa diasuransikan?

Jawabannya ialah tidak semua risiko itu bisa untuk diasuransikan. Hanya saja risiko yang bisa diasuransikan seperti:

– Risiko yang dapat diukur dengan uang
– Risiko homogen (risiko yang sama dan cukup banyak dijamin oleh asuransi)
– Risiko murni (risiko ini tidak mendatangkan keuntungan)
– Risiko partikular (risiko dari sumber individu)
– Risiko yang terjadi secara tiba-tiba (accidental)
– Insurable interest (tertanggung memiliki kepentingan atas obyek pertanggungan)
– Risiko yang tidak bertentangan dengan hukum

Info Berkaitan Dengan : Pengertian Asuransi Dan Risiko